Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Wednesday, October 14, 2026

Bapas Kelas I Surakarta Dampingi Tiga Anak dalam Pelimpahan Perkara di Kejaksaan Negeri Sragen

 

Sragen, Selasa, 13 Oktober 2026 — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melaksanakan pendampingan terhadap tiga anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dalam proses pelimpahan perkara di Kejaksaan Negeri Sragen, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan dalam memastikan proses penanganan perkara anak berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pendampingan oleh Pembimbing Kemasyarakatan dilakukan sebagai bentuk komitmen Bapas Kelas I Surakarta dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak selama menjalani proses hukum. Dalam pelaksanaannya, kepentingan terbaik bagi anak menjadi prinsip utama dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan, keadilan, serta pendekatan yang humanis.

Kehadiran Pembimbing Kemasyarakatan dalam proses pelimpahan perkara di Kejaksaan Negeri Sragen juga menjadi bagian penting dalam memastikan anak memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan dan hak-haknya. Pelaksanaan pendampingan ini sejalan dengan prinsip Sistem Peradilan Pidana Anak yang mengedepankan perlindungan anak serta penanganan perkara secara profesional dan berorientasi pada masa depan anak.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Surakarta terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Sragen, dalam mendukung proses penanganan perkara anak. Koordinasi antarlembaga diharapkan dapat mewujudkan proses peradilan yang memperhatikan kondisi dan kepentingan anak serta mendukung upaya pembinaan dan reintegrasi sosial.

Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan berintegritas. Pendampingan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum ini merupakan wujud nyata upaya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang berorientasi pada perlindungan anak, pemenuhan hak-hak anak, dan masa depan yang lebih baik.

Tuesday, October 13, 2026

Piket Bapas Surakarta di MPP Karanganyar, Satu Klien Hadir Laksanakan Kewajiban Absensi


 Karanganyar, 13 Oktober 2026 – Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan piket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karanganyar pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pelayanan Bapas kepada klien pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaan piket, terdapat 1 orang klien pemasyarakatan yang datang ke MPP Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan kewajiban absensi. Kehadiran klien kemudian dicatat sebagai bagian dari administrasi pelayanan Bapas.

Petugas piket turut melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan kepada klien selama proses absensi berlangsung. Kegiatan dilaksanakan dengan tertib sesuai dengan kebutuhan pelayanan yang diberikan di MPP Kabupaten Karanganyar.

Pelaksanaan piket di MPP menjadi salah satu bentuk upaya Bapas Kelas I Surakarta dalam memberikan pelayanan yang mudah dijangkau oleh klien pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pemantauan terhadap pemenuhan kewajiban klien.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Melalui pelayanan tersebut, klien dapat melaksanakan absensi secara langsung sekaligus mendapatkan pelayanan Bapas di MPP Kabupaten Karanganyar.

Pemupukan Jagung Perdana di Green Farm Milik Bapas Surakarta


Surakarta, — Green Farm yang berada di rumah dinas Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan pemupukan perdana tanaman jagung pada Selasa (13/10). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pertumbuhan tanaman jagung agar berkembang dengan baik. Pemupukan menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan tanaman untuk membantu memenuhi kebutuhan unsur hara selama masa pertumbuhan.

Selain pemupukan perdana jagung, kegiatan perawatan juga dilakukan melalui pemupukan rutin tanaman pare dan kol yang dibudidayakan di area Green Farm. Pemupukan secara berkala bertujuan untuk menjaga kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman agar tetap optimal. Melalui perawatan yang teratur, tanaman diharapkan dapat tumbuh dengan baik serta menghasilkan panen yang berkualitas.

Kegiatan pemupukan dan perawatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan secara produktif di lingkungan rumah dinas Kabapas Kelas I Surakarta. Green Farm dimanfaatkan sebagai area budidaya berbagai jenis tanaman yang memerlukan pemeliharaan secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengelolaan Green Farm dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat melalui hasil pertanian yang dibudidayakan.

Melalui pemupukan perdana jagung serta pemupukan rutin tanaman pare dan kol, perawatan tanaman di Green Farm terus dilakukan untuk menunjang keberhasilan budidaya. Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya konsistensi dalam menjaga dan memelihara tanaman sesuai dengan kebutuhan pertumbuhannya. Ke depannya, Green Farm diharapkan dapat terus berkembang menjadi lahan pertanian yang produktif dan memberikan hasil yang optimal.

Sunday, October 11, 2026

Bapas Surakarta Laksanakan Piket Greenfarm, Peserta MagangHub Lakukan Perawatan Tanaman dan Kebersihan Lingkungan

 

Surakarta, 10 Oktober 2026 – Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan piket Greenfarm dengan melibatkan tiga peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pemeliharaan lingkungan Greenfarm sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Bapas Surakarta.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta MagangHub melaksanakan sejumlah aktivitas perawatan dan kebersihan lingkungan. Kegiatan dimulai dengan menyiram tanaman untuk menjaga kebutuhan air, kemudian dilanjutkan dengan menyapu halaman serta membersihkan kotoran dan sisa-sisa tumbuhan yang berada di sekitar area Greenfarm.

Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya merawat tanaman dan menciptakan lingkungan Greenfarm yang bersih, rapi, serta nyaman. Perawatan secara rutin diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tanaman agar tetap terpelihara dengan baik.

Melalui kegiatan piket Greenfarm ini, peserta MagangHub turut berpartisipasi secara langsung dalam mendukung pemeliharaan fasilitas dan program ketahanan pangan Bapas Kelas I Surakarta. Kegiatan tersebut juga menumbuhkan sikap tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama dalam menjaga lingkungan kerja.

Dengan dilaksanakannya piket secara rutin, Greenfarm diharapkan dapat terus terjaga kebersihan dan kelestariannya sehingga mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di Bapas Kelas I Surakarta.

Satu Peserta MagangHub Bapas Kelas I Surakarta Mengundurkan Diri untuk Melanjutkan Pendidikan PPG di UMS

 

Surakarta, 12 Oktober 2026 — Salah satu peserta MagangHub di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Lutfi Ahmad Nur Ikhsan, mengundurkan diri dari program magang. Keputusan tersebut diambil karena yang bersangkutan akan melanjutkan pendidikan melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Langkah ini menjadi bagian dari upayanya untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kompetensi profesional di bidang yang ingin ditekuninya.

Keputusan pengunduran diri tersebut didasari oleh keinginan Lutfi untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih lanjut melalui program PPG. Program ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal dalam meniti karier di bidang pendidikan. Dengan melanjutkan pendidikan tersebut, Lutfi diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan profesional pada masa mendatang.

Selama mengikuti program MagangHub di Bapas Kelas I Surakarta, Lutfi memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja instansi pemerintahan serta mempelajari berbagai kegiatan di bidang pemasyarakatan. Pengalaman magang tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam mengembangkan kemampuan diri dan membangun kedisiplinan di dunia kerja. Meskipun mengakhiri keikutsertaannya dalam program magang, langkah ini menjadi bagian dari perjalanan Lutfi dalam meraih tujuan pendidikan dan kariernya.

Dengan berakhirnya keikutsertaan Lutfi Ahmad Nur Ikhsan dalam program MagangHub, diharapkan pengalaman yang telah diperoleh selama magang dapat memberikan manfaat bagi perjalanan selanjutnya. Semoga proses pendidikan PPG di Universitas Muhammadiyah Surakarta dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik. Langkah ini diharapkan menjadi awal yang positif bagi Lutfi untuk meraih cita-cita serta berkontribusi dalam dunia pendidikan.

Thursday, October 8, 2026

Bapas Surakarta Gelar Rapat Evaluasi Zona Integritas dan Persiapan PEKPPP Trimester Ketiga

 


Surakarta- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengadakan rapat evaluasi Zona Integritas yang dihadiri secara lengkap oleh seluruh enam Kelompok Kerja (Pokja) tanpa terkecuali. Kegiatan penting ini dilangsungkan di aula kantor Bapas Surakarta dengan suasana yang kondusif dan penuh komitmen. Rapat secara resmi dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berjalan lancar sesuai dengan agenda yang telah direncanakan sebelumnya.

Agenda utama pertemuan ini difokuskan pada pembahasan evaluasi guna menentukan langkah tindak lanjut dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) trimester ketiga. Selain itu, forum ini juga membahas secara mendalam mengenai persiapan pemenuhan data dukung PEKPPP, khususnya pendataan penyelenggaraan pelayanan publik yang ramah bagi kelompok rentan. Seluruh perwakilan pokja turut aktif memberikan masukan strategis demi kelancaran penyusunan dokumen dan peningkatan kualitas layanan prima di instansi tersebut.

Pelaksanaan rapat koordinasi ini mencerminkan keseriusan Bapas Surakarta di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat tata kelola birokrasi yang bersih dan akuntabel. Hasil dari evaluasi dan persiapan ini diharapkan mampu mendongkrak performa seluruh pokja dalam memenuhi target reformasi birokrasi yang telah ditetapkan. Komitmen bersama ini sekaligus menjadi landasan kuat untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, ramah kelompok rentan, dan berintegritas tinggi.

Pelayanan Bapas Tetap Optimal di Tengah Kebijakan WFH


Surakarta- Kegiatan piket pelayanan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) pada hari Jumat, 9 Oktober 2026, tetap berjalan dengan sangat baik dan lancar. Pelaksanaan tugas harian ini diikuti oleh sejumlah staf Bapas, peserta MagangHub, serta mahasiswa magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI). Seluruh rangkaian kegiatan piket ini, seperti biasa, diawali dengan apel pagi bersama dan diakhiri dengan pelaksanaan apel sore.

Di tengah pelaksanaan piket tersebut, sejumlah klien pemasyarakatan terlihat berdatangan secara bergantian untuk melakukan lapor diri. Kehadiran para klien ini mencakup mereka yang menjalani program Cuti Bersyarat (CB) maupun Pembebasan Bersyarat (PB) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas piket melayani setiap keperluan administrasi lapor diri tersebut secara tertib, humanis, dan profesional.

Meskipun pelayanan hari itu harus dijalankan dengan jumlah personel yang terbatas akibat adanya kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH), seluruh proses pelayanan tetap berjalan dengan optimal tanpa hambatan berarti. Kerja sama yang baik antara staf Bapas dan para peserta magang dari berbagai instansi pendidikan berhasil menjaga kualitas pelayanan publik tetap prima. Hal ini membuktikan komitmen Bapas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan klien meskipun berada dalam keterbatasan operasional.