Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Thursday, October 22, 2026

Tim Pokja Komunikasi Publik Ditjenpas Liput Kinerja Bapas Surakarta


 Surakarta, 22 Oktober 2026 – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, menerima kunjungan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Komunikasi Publik Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan pada Kamis (22/10). Kunjungan yang berlangsung pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di ruang kerja Kepala Bapas Kelas I Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat publikasi dan dokumentasi kinerja Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Ketua Tim Pokja Komunikasi Publik, J.P. Budi Waskito, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melaksanakan peliputan dan dokumentasi kinerja Pemasyarakatan. Kegiatan ini juga dilakukan untuk mendukung semangat Dua Tahun Kerja Nyata serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui peliputan tersebut, berbagai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan diharapkan dapat tersampaikan secara informatif kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim melaksanakan peliputan dan dokumentasi terhadap klien pemasyarakatan yang sedang menjalankan kewajiban wajib lapor di Bapas Kelas I Surakarta. Selain itu, tim juga melaksanakan audiensi bersama Kepala Bapas dan jajaran untuk membahas pelaksanaan fungsi kehumasan serta optimalisasi publikasi kinerja instansi. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dalam menyampaikan informasi positif mengenai pelayanan dan pembimbingan kemasyarakatan.

Sebagai tindak lanjut, Bapas Kelas I Surakarta akan terus mengoptimalkan publikasi konten yang positif, informatif, dan edukatif mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Tim Pokja Komunikasi Publik juga dijadwalkan melaksanakan kunjungan dan peliputan lanjutan ke Griya Abhipraya Tanon dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Sragen pada Jumat (23/10). Kegiatan tersebut bertujuan mendokumentasikan program pemberdayaan klien pemasyarakatan sekaligus memperlihatkan sinergi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Melalui kegiatan peliputan dan publikasi ini, Bapas Kelas I Surakarta diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas penyebaran informasi kepada masyarakat. Publikasi yang transparan dan informatif menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan berbagai program pembimbingan serta pemberdayaan klien pemasyarakatan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan Pemasyarakatan diharapkan terus meningkat

Optimalkan Pelayanan di Tengah WFA, Bapas Surakarta Pastikan Semua Berjalan Kondusif dan Lancar


 SURAKARTA, 23 Oktober 2026 — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Meskipun saat ini menerapkan sistem kerja Work From Anywhere (WFA), seluruh jajaran pegawai tetap aktif serta disiplin dalam mengikuti seluruh rangkaian agenda kegiatan harian yang telah ditetapkan.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi serta doa bersama guna memohon kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan harian. Agenda awal ini diikuti secara langsung oleh staf yang mendapat giliran piket di kantor guna memastikan kesiapan operasional instansi. Selain pegawai internal, pelaksanaan apel ini juga diikuti oleh para peserta program MagangHub serta mahasiswa magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Slamet Riyadi (Unisri).

Selain aktivitas internal pegawai, Bapas Surakarta juga tetap membuka layanan langsung bagi masyarakat dan jajaran pemasyarakatan. Sejumlah klien pemasyarakatan tampak hadir di kantor untuk memenuhi kewajiban Wajib Lapor (absen rutin) sesuai dengan jadwal pembimbingan. Seluruh proses pelayanan, baik absensi klien maupun bimbingan teknis, berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, kondusif, dan lancar.

Rangkaian agenda harian tersebut kemudian ditutup secara resmi melalui pelaksanaan apel sore dan doa bersama di akhir jam kerja. Kegiatan penutup ini dimanfaatkan sebagai sarana konsolidasi serta evaluasi singkat atas seluruh aktivitas pelayanan yang telah terlaksana sepanjang hari. Melalui pelaksanaan agenda yang terstruktur ini, Bapas Surakarta menegaskan kesiapannya untuk terus menghadirkan pelayanan prima dalam kondisi dan dinamika kerja apa pun.

PK Bapas Surakarta Ikuti Pendampingan bagi Pendamping Layanan AMPK


 Surakarta -  Bertempat di Sidomukti 1 Ballroom, The Royal Surakarta Heritage, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Surakarta menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas dengan tema "Pendampingan bagi Pendamping Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus", Kamis (23/10).  Bapas Kelas I Surakarta sebagai salah satu penyedia layanan anak yang memerlukan perlindungan khusus turut diundang dan hadir dalam acara tersebut. 

Acara dibuka oleh Kepala DP3AP2KB Kota Surakarta yang diwakili oleh Sekretaris DP3AP2KB Diah Saraswati. Acara kemudian langsung dilanjutkan dengan penyampaian materi.

Pembicara pertama Ibu Febriana, dari DP3AP2KB Jawa Tengah. Beliau memaparkan beberapa layanan yang telah diberikan terhadap Anak yang memerlukan perlindungan Khusus di lingkup Pemerintah Daerah Jawa Tengah.

Pemateri selanjutnya, Ibu Della Belinda dan Ibu Vivi yang merupakan Psikolog dari UPTDPPA Jawa Tengah, menyampaikan materi terkait penanganan berkelanjutan bagi Anak. Beliau menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pemulihan Anak serta pentingnya pemulihan bagi Anak korban kekerasan. Kita tidak boleh hanya memenuhi aspek administratif saja karena ada Anak yang harus dipulihkan seperti sebelum menjadi korban.

Pemateri terakhir, Ibu Hotmalius S., menyampaikan pandangan hukum bagi Anak korban kekerasan. Beliau juga mengajak semua pihak untuk menjadi aktif dalam upaya mencagah dan menangani kekerasan terhadap Anak.

Acara diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dalam penanganan dan urgensi penanganan kekerasan pada Anak bagi semua stakeholder dalam acara tersebut.

Perkuat Sinergi Kehumasan, Tim Humas Ditjenpas Kunjungi Bapas Surakarta


 Surakarta, 22 Oktober 2026 – Penguatan komunikasi publik dan kualitas pemberitaan menjadi salah satu fokus dalam kunjungan Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta, Kamis (22/10). Kunjungan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini diikuti oleh empat orang anggota Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan diisi dengan diskusi serta pertukaran wawasan seputar pengelolaan kehumasan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat publikasi kelembagaan, meningkatkan kualitas konten, serta mengoptimalkan penyampaian informasi mengenai pelaksanaan tugas dan layanan pemasyarakatan kepada masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan komunikatif, sehingga diskusi dapat berjalan secara terbuka tanpa mengurangi bobot pembahasan. Topik yang dibahas meliputi pengelolaan publikasi konten, penyusunan berita, serta strategi penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui perbincangan tersebut, kedua pihak saling berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pengelolaan komunikasi publik yang efektif.

Selain berdiskusi, Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga melaksanakan peliputan di lingkungan Bapas Kelas I Surakarta. Peliputan ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan aktivitas dan layanan pemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Bapas Surakarta. Hasil peliputan diharapkan dapat mendukung penyebarluasan informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas kepada masyarakat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara Tim Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Bapas Kelas I Surakarta semakin kuat. Pertukaran wawasan yang berlangsung diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas publikasi dan pemberitaan kelembagaan. Dengan demikian, informasi mengenai program, kegiatan, serta layanan pemasyarakatan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas, akurat, dan mudah dipahami.

Tuesday, October 20, 2026

Bapas Surakarta Laksanakan Piket Pelayanan di MPP Boyolali, Dua Orang Penjamin Klien Datang untuk Keperluan Pembimbingan Kemasyarakatan


Boyolali – Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan piket pelayanan di Pos Bapas yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Boyolali pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pelayanan Bapas kepada masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan proses pembimbingan kemasyarakatan.


Dalam pelaksanaan piket tersebut, terdapat dua orang penjamin klien yang datang ke Pos Bapas MPP Boyolali untuk keperluan yang berkaitan dengan proses pembimbingan kemasyarakatan. Kedatangan kedua penjamin tersebut berkaitan dengan dua perkara yang berbeda, yakni perkara penjualan bahan peledak secara ilegal dan perkara pembunuhan anak.


Kehadiran para penjamin menjadi bagian dari aktivitas pelayanan yang berlangsung di Pos Bapas MPP Boyolali. Pelayanan kepada pihak yang berkepentingan dengan proses pembimbingan kemasyarakatan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi Bapas serta arahan petugas yang berwenang.


Melalui pelaksanaan piket pelayanan di MPP Boyolali, Bapas Kelas I Surakarta berupaya mendukung akses pelayanan yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat dan pihak-pihak yang membutuhkan layanan terkait pemasyarakatan. Keberadaan Pos Bapas di MPP juga menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Boyolali.


Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mendukung kelancaran pelayanan Bapas di luar kantor utama. Setiap kebutuhan pelayanan yang berkaitan dengan pembimbingan kemasyarakatan diharapkan dapat ditangani secara tertib, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Bapas Kelas I Surakarta terus berupaya menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pihak terkait melalui pelaksanaan piket secara optimal serta koordinasi yang baik dalam mendukung tugas dan fungsi pembimbingan kemasyarakatan.

Thursday, October 15, 2026

Sidang TPP di Rutan Boyolali Bahas Lima Usulan Program Integrasi

 Boyolali, 15 Oktober 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengikuti Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Boyolali pada Kamis (15/10). Sidang tersebut membahas lima usulan program integrasi serta Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai bagian dari upaya mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan pemasyarakatan.

Dalam sidang tersebut, terdapat lima usulan program integrasi yang dibahas, terdiri atas empat usulan Cuti Bersyarat (CB) dan satu usulan Pembebasan Bersyarat (PB). Pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan pemenuhan persyaratan administratif dan substantif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan Sidang TPP menjadi bagian penting dalam proses pemberian rekomendasi terhadap usulan program integrasi. Melalui pembahasan ini, setiap usulan diharapkan dapat ditelaah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan, sehingga proses pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan secara tertib dan akuntabel.

Selain pembahasan usulan CB dan PB, kegiatan ini juga berkaitan dengan pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk mendukung proses pembimbingan kemasyarakatan. Kualitas pelaksanaan Litmas serta koordinasi antarpetugas menjadi aspek penting dalam menunjang proses reintegrasi sosial.

Sebagai tindak lanjut, diperlukan pemeriksaan dan pemenuhan kelengkapan dokumen persyaratan usulan CB dan PB, serta pelaksanaan rekomendasi hasil Sidang TPP sesuai mekanisme yang berlaku. Pemantauan dan evaluasi terhadap tindak lanjut hasil sidang juga perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Surakarta diharapkan dapat terus mendukung optimalisasi pelayanan pemasyarakatan, meningkatkan kualitas pembimbingan kemasyarakatan, serta mendorong pelaksanaan program integrasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bapas Kelas I Surakarta Gelar Sidang TPP, Bahas Penguatan Administrasi dan Optimalisasi Program Pembimbingan Klien Pemasyarakatan

Surakarta, 15 Oktober 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Kamis (15/10). Kegiatan ini menjadi forum pembahasan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pembimbingan kemasyarakatan, sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada klien pemasyarakatan.

Dalam sidang tersebut, sejumlah agenda menjadi fokus pembahasan, di antaranya penegasan aturan dan perbaikan administrasi surat tugas Penelitian Kemasyarakatan (Litmas). Pembahasan ini bertujuan untuk memastikan proses penugasan berjalan sesuai ketentuan, tertib administrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan sehingga mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan Litmas oleh Pembimbing Kemasyarakatan.

Sidang TPP juga membahas bantuan stimulan dan program pelatihan bagi klien pemasyarakatan melalui aplikasi Sinyal PAS. Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pemberdayaan, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kemandirian klien sebagai bekal untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Selain itu, dibahas mekanisme penanganan klien yang merupakan pelimpahan dari Bapas lain, meliputi proses penerimaan, kelengkapan administrasi, koordinasi antar-Bapas, serta kesinambungan pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan klien. Pembahasan ini penting untuk memastikan bahwa setiap klien yang dilimpahkan tetap memperoleh pelayanan dan pembimbingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Agenda lainnya mencakup pembahasan rujukan lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial. Penentuan lokasi tersebut perlu mempertimbangkan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan, ketersediaan tempat pelaksanaan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Dengan demikian, pelaksanaan pidana kerja sosial diharapkan dapat berjalan secara tertib, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui Sidang TPP ini, Bapas Kelas I Surakarta mendorong penguatan koordinasi dan kesamaan pemahaman di antara petugas dalam menjalankan tugas dan fungsi pembimbingan kemasyarakatan. Hasil pembahasan juga diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyempurnaan administrasi Litmas, optimalisasi program bantuan dan pelatihan bagi klien, penguatan mekanisme pelimpahan klien, serta pemetaan lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.

Sebagai tindak lanjut, diperlukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap hasil pembahasan sidang agar setiap rekomendasi dapat dilaksanakan secara efektif, terukur, dan bertanggung jawab. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bapas Kelas I Surakarta dalam meningkatkan kualitas administrasi, mengoptimalkan pelayanan, serta memperkuat pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan yang profesional dan berkesinambungan.