Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Showing posts with label 33 PK Bapas Surakarta Ikuti Probation Officer Camp 2026. Show all posts
Showing posts with label 33 PK Bapas Surakarta Ikuti Probation Officer Camp 2026. Show all posts

Wednesday, August 5, 2026

Siapkan PK Adaptif dan Berintegritas, Bapas Surakarta Kirim 33 Pembimbing Kemasyarakatan ke Probation Officer Camp 2026




CILACAP
– Sebanyak 33 Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengikuti Probation Officer Camp (POC) 2026 yang digelar di Pangkalan Kopassus Daun Lumbung, Cilacap. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas, karakter, dan profesionalisme Pembimbing Kemasyarakatan dalam mendukung transformasi sistem pemasyarakatan yang semakin adaptif dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, hadir bersama para peserta dalam kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Turut hadir Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan, Ceno Hersusetiokartiko, serta Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Pujo Harinto, Bc.IP., S.Sos., M.Si.

Hari pertama Probation Officer Camp diisi dengan registrasi peserta, seremoni pembukaan, sesi penguatan peran strategis Pembimbing Kemasyarakatan, hingga malam keakraban yang menjadi sarana mempererat solidaritas antarpeserta. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk Pembimbing Kemasyarakatan yang adaptif, humanis, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pelaksanaan tugas di tengah dinamika perkembangan hukum nasional.

Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro, mengatakan bahwa Probation Officer Camp bukan sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai pengabdian seorang Pembimbing Kemasyarakatan.

"Pembimbing Kemasyarakatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat, tetapi juga integritas, empati, dan kemampuan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Melalui Probation Officer Camp ini, kami ingin membentuk insan Pemasyarakatan yang tangguh, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan humanis bagi masyarakat," ujar Unggul.

Ia menambahkan bahwa pengalaman belajar bersama di lingkungan Nusakambangan menjadi bekal penting bagi para Pembimbing Kemasyarakatan untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pembimbingan, pendampingan, penelitian kemasyarakatan, dan pengawasan klien secara optimal.

"Semangat 'Belajar dari Nusakambangan, Mengabdi untuk Indonesia' harus menjadi energi bagi setiap Pembimbing Kemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Kami berharap seluruh peserta kembali ke satuan kerja dengan semangat baru, wawasan yang lebih luas, dan kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tambahnya.

Probation Officer Camp 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak Pembimbing Kemasyarakatan yang unggul, profesional, dan berintegritas, sehingga mampu mendukung implementasi kebijakan pemasyarakatan yang modern, berkeadilan, serta berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.