Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Showing posts with label Bapas Surakarta dan SMAN 5 Surakarta Perkuat Komitmen Cegah Bullying Melalui MPLS. Show all posts
Showing posts with label Bapas Surakarta dan SMAN 5 Surakarta Perkuat Komitmen Cegah Bullying Melalui MPLS. Show all posts

Sunday, July 19, 2026

Bapas Surakarta dan SMAN 5 Surakarta Perkuat Komitmen Cegah Bullying Melalui MPLS

 



Surakarta – Sebanyak 360 peserta didik baru SMA Negeri 5 Surakarta mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi para siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, serta budaya saling menghargai dalam kehidupan sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam memberikan edukasi kepada para peserta didik mengenai pencegahan perundungan (bullying), penguatan karakter, serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah. Tim Bapas Surakarta dipimpin oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Anak (BKA), Septanto Edy Nugroho, bersama jajaran Pembimbing Kemasyarakatan.

Kasubsi Bimker BKA Bapas Kelas I Surakarta, Septanto Edy Nugroho, menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan tempat yang harus mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

"Bullying bukan sekadar candaan yang berlebihan, tetapi dapat meninggalkan dampak psikologis yang serius bagi korban. Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh peserta didik bahwa setiap individu memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diterima. Mari bersama membangun budaya saling menghormati, merangkul perbedaan, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk perundungan," ujar Septanto.

Kehadiran Bapas Surakarta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Koordinator MPLS SMA Negeri 5 Surakarta, Bayu, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam memberikan pembekalan kepada peserta didik baru.

"Kami menyambut baik kehadiran Bapas Surakarta dalam MPLS tahun ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini, terutama dalam membangun karakter, empati, dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di luar sekolah," ungkap Bayu.

Melalui kolaborasi antara SMA Negeri 5 Surakarta dan Bapas Kelas I Surakarta, diharapkan seluruh peserta didik baru mampu menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kepedulian terhadap sesama. Sebab, menjadi pribadi yang keren bukanlah dengan merendahkan orang lain, melainkan dengan saling mendukung, menghargai perbedaan, dan bertumbuh bersama untuk meraih prestasi.