SURAKARTA – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) tidak menghalangi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui pengaturan petugas piket, Bapas Surakarta tetap membuka layanan dan memastikan seluruh kebutuhan pelayanan pemasyarakatan berjalan secara optimal, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan doa bersama sebagai bentuk kesiapan serta penguatan tanggung jawab seluruh petugas dalam menjalankan tugas. Pelaksanaan piket kali ini melibatkan sejumlah pegawai, peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan, serta peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) yang mendapatkan giliran tugas.
Selama pelaksanaan piket, petugas memastikan pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tercatat sebanyak lima Klien Pemasyarakatan hadir ke kantor Bapas Surakarta untuk melaksanakan kewajiban absen atau wajib lapor. Selain itu, berbagai kebutuhan layanan, mulai dari pemberian informasi hingga pelayanan administrasi, tetap dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalisme, ketelitian, dan responsivitas.
Meskipun sebagian pegawai melaksanakan pekerjaan dengan pola WFA, kehadiran petugas piket menjadi bentuk komitmen Bapas Surakarta dalam menjaga kesinambungan pelayanan publik. Kebijakan fleksibilitas kerja tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun menghambat masyarakat dalam memperoleh hak-hak pelayanan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan apel sore dan doa bersama sebagai bentuk evaluasi serta ungkapan syukur atas kelancaran pelaksanaan tugas. Melalui kegiatan ini, Bapas Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan prima, kapan pun dan dalam kondisi apa pun, demi mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada masyarakat.







0 comments:
Post a Comment