Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Wednesday, September 2, 2026

Bapas Kelas I Surakarta Laksanakan Pelayanan Absen dan Litmas di Pos Bapas Rutan Boyolali

 Boyolali- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta bersama peserta MagangHub melaksanakan kegiatan pelayanan di Pos Bapas yang berada di Rutan Kelas IIB Boyolali, Selasa (1/9/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas dalam memberikan pelayanan serta mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).


Dalam kegiatan tersebut, petugas Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan pelayanan absen kepada klien serta Penelitian Kemasyarakatan (Litmas)bagi WBP. Pelaksanaan Litmas dilakukan melalui wawancara dan penggalian informasi terkait latar belakang, kondisi keluarga, lingkungan sosial, serta berbagai aspek lain yang diperlukan sebagai bahan dalam penyusunan laporan Litmas.


Peserta MagangHub turut membantu pelaksanaan kegiatan bersama petugas Bapas Kelas I Surakarta. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman secara langsung kepada peserta mengenai pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan, khususnya dalam proses pengumpulan data dan informasi untuk kebutuhan Litmas WBP.


Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta MagangHub untuk memahami pentingnya ketelitian, komunikasi, kedisiplinan, serta sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada WBP.


Melalui kegiatan pelayanan dan Litmas tersebut, Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal, objektif, dan humanis serta mendukung proses reintegrasi sosial WBP agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.


Peserta MagangHub Kemenaker Berikan Bimbingan Kepribadian Kelompok kepada Klien Anak di Griya Abhipraya Tanon

 



Surakarta, 1 September 2026 — Peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) turut mengambil peran dalam kegiatan pembimbingan Klien Pemasyarakatan melalui pemberian bimbingan kepribadian kelompok kepada klien anak di Griya Abhipraya (GA) Tanon, Selasa (1/9).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta ke Griya Abhipraya Tanon yang diikuti oleh pegawai Bapas Kelas I Surakarta bersama peserta magang dari UIN, UNS, dan MagangHub Kemenaker.

Dalam kegiatan tersebut, peserta MagangHub Kemenaker berinteraksi langsung dengan klien anak melalui kegiatan bimbingan kepribadian kelompok. Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka dan kekeluargaan, dengan mendorong klien untuk berkomunikasi, berbagi pengalaman, serta membangun motivasi untuk menjalani proses perubahan ke arah yang lebih baik.

Bimbingan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta magang untuk berbagi motivasi sekaligus memberikan penguatan positif kepada klien anak. Melalui komunikasi yang santai dan pendekatan yang humanis, peserta magang mengajak klien untuk mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta memiliki semangat dalam menjalani proses pembimbingan.

Interaksi secara langsung juga memberikan pengalaman bagi peserta MagangHub Kemenaker dalam memahami proses pembimbingan Klien Pemasyarakatan. Peserta magang dapat melihat bahwa pembimbingan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga membutuhkan pendekatan personal, komunikasi yang baik, serta dukungan untuk mendorong perubahan perilaku dan pola pikir klien.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang untuk mengenal lebih dekat pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Kehadiran peserta magang diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif melalui interaksi dan kegiatan pembimbingan yang dilaksanakan bersama klien.

Bapas Kelas I Surakarta terus mendorong terciptanya lingkungan pembimbingan yang mendukung tumbuhnya motivasi dan perubahan positif bagi Klien Pemasyarakatan. Sinergi antara petugas, peserta magang, dan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat proses pembimbingan serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien di tengah masyarakat.

#BapasSurakarta #Pemasyarakatan #GriyaAbhipraya #KlienPemasyarakatan #KlienAnak #PembimbinganKemasyarakatan #BimbinganKepribadian #ReintegrasiSosial #MagangHub #Kemenaker #UNS #UIN

Bapas Kelas I Surakarta Laksanakan Mekanisme Pengumpulan ST dan Sosialisasi DIPA ABG Teknis 2026

 


Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan Mekanisme Pengumpulan ST pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan di Aula Bapas Kelas I Surakarta dan melalui aplikasi Zoom Meeting, serta diikuti oleh pegawai Bapas Kelas I Surakarta.


Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan arahan Kepala Bapas Kelas I Surakarta sebagai upaya memberikan pemahaman kepada pegawai mengenai mekanisme dan tata cara pengumpulan ST. Selain itu, dalam kegiatan juga disampaikan informasi terkait DIPA ABG Teknis Tahun 2026.


Melalui kegiatan tersebut, pegawai mendapatkan penjelasan mengenai tata cara pengumpulan ST agar dapat dilaksanakan secara tertib, tepat waktu, sesuai dengan ketentuan, serta dapat dipertanggungjawabkan.



Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Penyampaian materi dan arahan juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antarpegawai dalam pelaksanaan pengumpulan ST.


Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Bapas Kelas I Surakarta dapat memahami dan melaksanakan mekanisme pengumpulan ST sesuai dengan arahan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, koordinasi diharapkan terus dilakukan apabila terdapat kendala atau hal yang memerlukan tindak lanjut.

Bapas Kelas I Surakarta Hadiri Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-75 Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso”

 


Surakarta – Bapas Kelas I Surakarta turut menghadiri Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-75 Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta yang bertempat di Gedung Serba Guna Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso”, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Soeharso for Humanity, 75 Tahun Berkarya untuk Indonesia Inklusif.”


Kegiatan diikuti oleh para undangan dan jajaran instansi terkait. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum memperingati perjalanan 75 tahun Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” dalam berkarya dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Kehadiran Bapas Kelas I Surakarta dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan dan kontribusi Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif.


Melalui kegiatan tersebut, jajaran Bapas Kelas I Surakarta turut memperoleh pengalaman dalam mengikuti kegiatan resmi lintas instansi. Kehadiran bersama jajaran instansi terkait juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi serta membangun hubungan kerja yang baik antarinstansi.


Peringatan HUT ke-75 Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” dengan tema “Soeharso for Humanity, 75 Tahun Berkarya untuk Indonesia Inklusif” menjadi momentum untuk terus menghargai kontribusi lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen untuk terus menjaga hubungan dan sinergi dengan berbagai instansi terkait. Kolaborasi dan komunikasi yang baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Tuesday, August 25, 2026

Bapas Kelas I Surakarta Dampingi Klien Anak dan Laksanakan Penelitian Kemasyarakatan di Polres Boyolali

 




 

Boyolali – Bapas Kelas I Surakarta melalui Pembimbing Kemasyarakatan melaksanakan pendampingan terhadap Klien Anak sekaligus melakukan penggalian data untuk penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) di Polres Boyolali, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan dalam memberikan pendampingan kepada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).

 

Dalam kegiatan tersebut, Mulyono selaku Pembimbing Kemasyarakatan mendampingi Klien Anak selama proses pemeriksaan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses berjalan dengan tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak serta pemenuhan hak-hak anak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Selain memberikan pendampingan selama pemeriksaan, Pembimbing Kemasyarakatan juga melakukan penggalian data dan informasi sebagai bagian dari penyusunan Penelitian Kemasyarakatan. Penggalian data dilakukan secara menyeluruh untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi dan latar belakang Klien Anak.

 

Data yang dihimpun meliputi identitas dan latar belakang anak, kondisi keluarga, lingkungan sosial, pendidikan, serta berbagai faktor yang berkaitan dengan perkara yang sedang dihadapi. Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan Litmas agar kondisi anak dapat dipahami secara lebih komprehensif.

 

“Pendampingan terhadap anak tidak hanya berfokus pada perkara yang sedang dihadapi, tetapi juga perlu melihat kondisi, latar belakang, keluarga, pendidikan, dan lingkungan sosial anak. Hal tersebut penting agar penanganan perkara dapat tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak,” jelas Mulyono Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Surakarta.

 

Hasil Penelitian Kemasyarakatan yang disusun berdasarkan data dan informasi yang diperoleh selanjutnya akan digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses penanganan perkara Anak yang Berhadapan dengan Hukum.

 

Melalui kegiatan pendampingan dan penyusunan Litmas tersebut, Bapas Kelas I Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan Pemasyarakatan yang mengedepankan perlindungan dan pemenuhan hak anak. Pendampingan di setiap tahapan proses hukum diharapkan dapat memberikan perlindungan sekaligus mendukung proses pembinaan dan reintegrasi sosial bagi Klien Anak.

Sunday, August 23, 2026

Bapas Surakarta Perkuat Pembimbingan Klien untuk Dukung Reintegrasi Sosial

 



SURAKARTA — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta terus memperkuat layanan pembimbingan dan reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan. Salah satunya melalui pelayanan penerimaan dan pelaporan klien yang dilaksanakan di Kantor Bapas Kelas I Surakarta, Jumat (21/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah klien pemasyarakatan hadir untuk memenuhi kewajiban lapor sesuai dengan ketentuan pembimbingan yang telah ditetapkan. Bapas Surakarta juga menerima klien yang baru menyelesaikan masa pidana untuk selanjutnya menjalani proses pelaporan dan pembimbingan sebagai bagian dari tahapan kembali ke lingkungan masyarakat.

Salah satu klien yang diterima Bapas Surakarta merupakan warga binaan yang sebelumnya menjalani masa pidana di Lapas Narkotika Yogyakarta. Meski menjalani pidana di luar wilayah Surakarta, klien tersebut selanjutnya mendapatkan layanan pembimbingan di Bapas Kelas I Surakarta karena berdomisili atau berasal dari wilayah kerja Bapas Surakarta.

Pelayanan lintas wilayah tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan dalam memastikan setiap klien tetap memperoleh pendampingan setelah menyelesaikan masa pidana. Melalui mekanisme pelaporan, Bapas dapat memantau perkembangan klien sekaligus memberikan pembimbingan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Dalam pelayanan tersebut, petugas Bapas Surakarta memberikan arahan mengenai kewajiban lapor, tata cara pelaporan, serta tahapan pembimbingan yang harus dijalani. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan proses reintegrasi sosial berlangsung secara terarah dan mendorong klien agar mampu kembali menjalani kehidupan secara positif di tengah masyarakat.

Layanan penerimaan dan pelaporan klien juga menjadi bagian penting dalam upaya Bapas Surakarta menjaga keberlanjutan proses pembimbingan, tidak hanya bagi klien yang menjalani pidana di wilayah Surakarta, tetapi juga bagi mereka yang menjalani masa pidana di luar daerah namun memiliki domisili atau keterkaitan dengan wilayah kerja Bapas Surakarta.

Melalui layanan tersebut, Bapas Kelas I Surakarta berkomitmen memberikan pembimbingan secara optimal dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan guna mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.

Sunday, August 16, 2026

Greenfarm Bapas Surakarta Dorong Pemanfaatan Lahan Produktif dan Kepedulian Lingkungan

 



Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta terus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Greenfarm di Rumah Dinas Bapas Kelas I Surakarta, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan Greenfarm kali ini diisi dengan penanaman bawang merah, penyiraman tanaman, serta pembersihan dan penataan area Greenfarm. Penanaman diawali dengan mempersiapkan media tanam yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit bawang merah pada lahan yang telah disiapkan.

Selain penanaman, kegiatan juga difokuskan pada perawatan tanaman dan lingkungan sekitar. Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari penyiraman, pembersihan gulma hingga pengangkutan sampah, sehingga area Greenfarm tetap bersih, rapi, dan mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bapas Surakarta dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia agar memberikan manfaat produktif. Tidak hanya menghasilkan tanaman yang dapat dimanfaatkan, Greenfarm juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Pengelolaan Greenfarm selanjutnya akan dilakukan secara berkelanjutan dengan perawatan rutin, meliputi penyiraman, pembersihan gulma, pemantauan pertumbuhan tanaman, serta menjaga kebersihan dan kerapian area.

Bapas Surakarta juga membuka peluang pengembangan Greenfarm dengan menambah berbagai jenis tanaman produktif lainnya yang disesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan lahan di Rumah Dinas. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadikan Greenfarm sebagai ruang produktif sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja dan hunian dinas yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan Greenfarm, Bapas Kelas I Surakarta menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan tidak harus dilakukan dalam skala besar. Dengan pengelolaan yang konsisten, lahan yang tersedia dapat menjadi ruang produktif sekaligus menjadi bagian dari gerakan menjaga lingkungan.