SURAKARTA — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta memastikan seluruh unit layanan publik tetap beroperasi penuh di tengah pemberlakuan aturan Work From Anywhere (WFA) pada Jumat, 30 Oktober 2026. Meskipun menerapkan penyesuaian pola kerja, Bapas Surakarta berkomitmen mempertahankan kualitas serta kepastian layanan bagi seluruh masyarakat dan klien pemasyarakatan. Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat serta kelancaran tugas administratif maupun substantif dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Pihak Bapas Surakarta menegaskan bahwa operasional kantor tetap berlangsung normal seperti hari biasa tanpa ada satupun jenis pelayanan yang berkurang. Penyelenggaraan pelayanan publik dilaksanakan secara kolaboratif oleh peserta program MagangHub, mahasiswa magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS), mahasiswa magang dari Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), serta didampingi oleh Pembimbing Kemasyarakatan dan jajaran pegawai. Keterlibatan gabungan personel ini memastikan seluruh loket dan fungsi pelayanan terisi penuh, termasuk dalam memproses dan mendampingi sejumlah klien pemasyarakatan yang hadir untuk melaksanakan kewajiban wajib absen harian.
Rangkaian kegiatan pelayanan diawali secara khidmat melalui pelaksanaan apel pagi dan doa bersama seluruh personel sebelum memulai tugas harian. Usai penuntasan seluruh agenda layanan sepanjang hari, kegiatan diakhiri kembali dengan pelaksanaan apel penutup serta doa bersama sebagai tanda selesainya masa tugas. Secara keseluruhan, pelaksanaan pelayanan publik di Bapas Surakarta berlangsung dalam situasi yang kondusif, aman, serta berjalan lancar tanpa mengalami halangan apa pun.







0 comments:
Post a Comment