Anggota DPRD Solo Ekya Sih Hananto Kembali Terpilih Pimpin Persambi Solo

nggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP, Ekya Sih Hananto, kembali memimpin Perkumpulan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Solo periode 2025-2029.

Finnet Raih 2 Penghargaan, TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2025

PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2025

Jadi Pusat Riset, Tiga Serangkai University Surakarta Resmikan Laboratorium Baru

Universitas Tiga Serangkai atau Tiga Serangkai University (TSU) Surakarta meresmikan laboratorium riset di kampus setempat, Jl. K.H Samanhudi No.84-86, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (26/6/2025).

Mendikdasmen Buka Jambore Relawan Muhammadiyah-Asyiyah di Karanganyar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Ahmad Mu'ti resmi membuka Jambore Relawan Muhammadiyah–Aisyiyah di Graha Sunan Lawu Wonderpark Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Hadiri Rangkaian 1 Sura di Solo, Menteri Fadli Zon: Lestarikan Budaya ke Akarnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri rangkaian acara menyambut 1 Sura yang merupakan tahun baru Islam dan kalender Jawa di Kota Solo.

Monday, September 14, 2026

Bapas Surakarta Ikuti Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi Kemenimipas Secara Virtual


Surakarta, 14 September 2026 – Bapas Kelas I Surakarta mengikuti kegiatan Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) secara virtual pada Senin (14/9). Kegiatan berlangsung di Aula Bapas Kelas I Surakarta dan diikuti oleh sejumlah pegawai serta peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).


Pengarahan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan untuk mendukung pelaksanaan Rapat Koordinasi Kemenimipas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan agar pelaksanaan rapat koordinasi secara virtual dapat berjalan dengan tertib dan lancar.


Dalam pengarahan disampaikan sejumlah hal berkaitan dengan kesiapan teknis serta koordinasi antar pihak yang terlibat. Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan kegiatan dapat terpenuhi dan seluruh rangkaian pelaksanaan rapat koordinasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Selain aspek teknis, koordinasi juga menjadi perhatian dalam persiapan kegiatan. Setiap unsur yang terlibat perlu memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berlangsung secara terarah. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan bersama sebelum Rapat Koordinasi Kemenimipas dilaksanakan.


Peserta MagangHub Kemnaker yang hadir di Aula Bapas Kelas I Surakarta turut mengikuti pengarahan bersama jajaran pegawai. Keterlibatan peserta magang dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman mengenai proses persiapan kegiatan kedinasan, khususnya dalam hal koordinasi dan kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan secara virtual.


Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan menunjukkan kesiapan untuk menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan. Berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan juga perlu dipersiapkan secara optimal melalui koordinasi antarpegawai dan pihak terkait.


Dengan adanya pengarahan ini, Bapas Kelas I Surakarta berupaya memastikan dukungan terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi Kemenimipas dapat dipersiapkan dengan baik. Persiapan yang dilakukan secara terkoordinasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Peserta Magang Turut Dukung Pelaksanaan Piket Layanan di Bapas Kelas I Surakarta

Surakarta, 11 September 2026 – Peserta magang turut mendukung pelaksanaan piket layanan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta pada Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran operasional perkantoran serta memberikan pelayanan yang tertib dan kondusif kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan.


Pelaksanaan piket melibatkan pegawai Bapas bersama peserta magang yang berasal dari program Maganghub, UIN, dan UNS. Dalam kegiatan tersebut, peserta magang turut membantu berbagai kebutuhan operasional perkantoran sesuai dengan pembagian tugas dan arahan petugas piket.


Selain mendukung kebutuhan operasional, petugas piket memastikan pelayanan kepada masyarakat dan Klien Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik. Peserta magang turut berkontribusi dalam membantu kelancaran proses administrasi dan pelayanan selama jam kerja berlangsung, termasuk mendukung pelayanan bagi Klien Pemasyarakatan yang melaksanakan kewajiban pelaporan.


Kegiatan piket dilaksanakan melalui koordinasi dan komunikasi antara pegawai dan peserta magang sehingga seluruh rangkaian pelayanan dapat berjalan secara tertib dan lancar. Keterlibatan peserta magang juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan publik sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan di lingkungan Bapas.


Melalui pelaksanaan piket secara konsisten dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Bapas Kelas I Surakarta terus berupaya menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan kebutuhan masyarakat dan Klien Pemasyarakatan dapat terlayani secara efektif, optimal, dan responsif.

Sunday, September 13, 2026

Bapas Surakarta Ikuti Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi Kemenimipas




Surakarta, 14 September 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta mengikuti kegiatan Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) secara virtual. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan rapat koordinasi yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga September 2026.


Dalam arahannya, Mashudi menyampaikan sejumlah hal strategis yang perlu dipersiapkan oleh jajaran pemasyarakatan, khususnya dalam menghadapi pelaksanaan rapat koordinasi. Ia menekankan pentingnya kesiapan setiap jajaran dalam menyusun bahan pembahasan serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang perlu mendapatkan perhatian dan solusi bersama.


“Rapat koordinasi ini harus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi persoalan, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan,” ujar Mashudi dalam arahannya.


Dalam kegiatan tersebut, seluruh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) beserta Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dibagi ke dalam dua kelompok pembahasan. Pembagian kelompok tersebut dimaksudkan untuk memfokuskan pembahasan pada isu-isu strategis yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan pemasyarakatan.


Kelompok pertama mengangkat tema “Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik Pemasyarakatan” dengan Ketua Kelompok Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kelompok ini akan membahas berbagai upaya penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas pelayanan publik agar semakin efektif, transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, kelompok kedua mengangkat tema “Kesiapan Implementasi KUHP dan KUHAP dalam Penyelenggaraan Pemasyarakatan” dengan Ketua Kelompok Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Pembahasan diarahkan pada kesiapan jajaran pemasyarakatan dalam menghadapi implementasi ketentuan hukum pidana dan hukum acara pidana yang baru serta implikasinya terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.


Mashudi menegaskan bahwa pembagian kelompok tersebut diharapkan dapat menghasilkan pembahasan yang lebih terarah dan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh jajaran pemasyarakatan.


“Kita ingin setiap kelompok tidak hanya membahas persoalan, tetapi juga menghasilkan rumusan dan langkah tindak lanjut yang jelas. Dengan demikian, hasil rapat koordinasi nantinya dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan,” tegasnya.

Friday, September 11, 2026

Bapas Surakarta Perkuat Pembimbingan Kepribadian Klien melalui Peringatan Maulid Nabi



Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta terus memperkuat pembimbingan kepribadian bagi klien pemasyarakatan melalui pendekatan kerohanian. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan pembimbingan kerohanian Islam yang dikemas dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Bapas Surakarta, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut diikuti sembilan Klien Bapas Kelas I Surakarta, delapan pegawai, serta 16 peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan, mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta, dan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pembimbingan dipimpin oleh Ustadz Fauzi Sumadi dengan mengangkat tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Melalui kegiatan tersebut, para klien diajak untuk kembali memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan perbaikan perilaku.

“Pembimbingan kepribadian melalui pendekatan kerohanian bukan hanya tentang memberikan pemahaman agama, tetapi juga bagaimana nilai-nilai kebaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, klien memiliki bekal moral dan spiritual untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Kepala Bapas Kelas I Surakarta, Unggul Widiyo Saputro.

Menurutnya, proses pembimbingan bagi klien tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban selama menjalani program pemasyarakatan. Pendampingan juga diarahkan untuk membangun kesadaran, tanggung jawab, dan kesiapan klien agar mampu kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan seperti kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan mengendalikan diri. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dalam mendukung proses perubahan perilaku dan reintegrasi sosial klien.

“Kami ingin setiap pembimbingan memberikan ruang bagi klien untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Ketika mereka kembali ke masyarakat, yang diharapkan bukan sekadar bebas dari persoalan hukum, tetapi juga memiliki kesiapan untuk hidup secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” lanjut Unggul.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bapas Kelas I Surakarta menghadirkan pembimbingan pemasyarakatan yang menyentuh aspek kepribadian secara utuh. Pendekatan kerohanian diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi bagi klien dalam membangun pola pikir dan perilaku yang lebih positif.

Melalui pembimbingan yang berkelanjutan, Bapas Surakarta berkomitmen mendampingi klien dalam menjalani proses perubahan hingga mampu kembali ke tengah masyarakat secara sehat, mandiri, dan bertanggung jawab.

Thursday, September 10, 2026

Bapas Surakarta Dampingi dan Serahkan Anak ke YPAN Bhina Putera untuk Pembinaan

 


Surakarta, 10 September 2026 — Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan pendampingan terhadap Anak dalam rangka pelaksanaan putusan hakim Pengadilan Negeri Surakarta pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan untuk memastikan pelaksanaan putusan hakim berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi Anak.


Dalam kegiatan tersebut, PK Bapas Kelas I Surakarta melakukan pendampingan dan koordinasi dalam proses penyerahan Anak kepada YPAN Bhina Putera Surakarta untuk selanjutnya menjalani pembinaan dan bimbingan sesuai dengan putusan hakim. Penyerahan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan proses pembinaan dalam mendukung perubahan perilaku, pengembangan kepribadian, dan reintegrasi sosial Anak.


PK juga memberikan arahan dan penguatan kepada Anak agar mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik, mematuhi ketentuan yang berlaku di YPAN Bhina Putera Surakarta, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang positif selama menjalani masa bimbingan.


Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Selanjutnya, Bapas Kelas I Surakarta akan melakukan pemantauan dan koordinasi secara berkelanjutan dengan pihak YPAN Bhina Putera Surakarta guna mengetahui perkembangan perilaku dan kepribadian Anak serta memastikan pelaksanaan program pembinaan dan bimbingan berjalan secara optimal.

Kegiatan Piket Peserta Maganghub Kemnaker Bapas Kelas I Surakarta di Pos Bapas Lapas Sragen

Pada hari Kamis, 10 September 2026, peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Bapas Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan piket di Pos Bapas Lapas Sragen. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program magang yang bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pemahaman secara langsung kepada peserta mengenai pelayanan pemasyarakatan.


Dalam kegiatan tersebut, peserta MagangHub membantu pelaksanaan pelayanan dan penerimaan klien di Pos Bapas Lapas Sragen. Peserta turut mendukung kelancaran proses pelayanan sesuai dengan arahan dan bimbingan dari petugas yang bertugas.


Melalui kegiatan piket ini, peserta MagangHub memperoleh pengalaman dalam melaksanakan pelayanan kepada klien, meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab, serta memahami secara langsung tugas dan fungsi pelayanan di lingkungan Bapas Kelas I Surakarta. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi peserta MagangHub dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi selama mengikuti program magang.


Langkah Baru Menuju Integrasi, Bapas Surakarta Terima Delapan Klien Cuti Bersyarat


Surakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta menerima delapan klien pemasyarakatan dalam rangka pelaksanaan Cuti Bersyarat (CB) dari Rutan Kelas I Surakarta, Kamis (10/9).


Penerimaan berlangsung di Kantor Bapas Kelas I Surakarta. Petugas Rutan menyerahkan delapan klien beserta kelengkapan administrasi kepada petugas Bapas untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan dokumen dan verifikasi identitas.


Setelah data dinyatakan sesuai, kedelapan klien menjalani proses registrasi sebagai klien Bapas Surakarta. Petugas kemudian memberikan penjelasan mengenai hak, kewajiban, serta ketentuan yang harus dipatuhi selama menjalani masa Cuti Bersyarat, termasuk mekanisme wajib lapor.


“Pembimbingan bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian dari perjalanan klien untuk kembali dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Surakarta saat memberikan arahan kepada para klien.


Selanjutnya, kedelapan klien diperkenalkan dengan Pembimbing Kemasyarakatan yang akan memberikan pembimbingan dan melakukan pemantauan selama masa Cuti Bersyarat.


Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi Rutan Kelas I Surakarta dan Bapas Kelas I Surakarta dalam pelaksanaan program integrasi serta memastikan klien mendapatkan pembimbingan selama menjalani masa Cuti Bersyarat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat keberhasilan proses pemasyarakatan dengan menempatkan klien sebagai individu yang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri  dan kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.